Hadits
Rasulullah
SAW bersabda : "Celakalah orang yang banyak berdzikir menyebut Allah SWT
dengan lisannya, namun bermaksiat dengan amalnya."
(HR. Ad-Dailami)
(HR. Ad-Dailami)
“Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama
dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal,” (HR.
Muslim). “Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi di hari Jumat, maka Dajjal tidak
bisa menguasainya atau memudharatkannya.” (HR Baihaqi)
Berfikir merupakan cahaya yang masuk ke dalam
hati seseorang. Dan apabila seseorang mau berfikir, maka ia akan akan mampu
mengambil 'ibrah (pelajaran) dari segala sesuatu (yang ia lihat, dengar, baca,
rasa dan alami).
(Ibnu 'Uyainah)
(Ibnu 'Uyainah)
Hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha,
beliau berkata,
جَاءَتْنِى امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »
“Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu akau berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi shallallhu ‘alaii wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim 2629)
جَاءَتْنِى امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »
“Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu akau berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi shallallhu ‘alaii wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim 2629)
dari Abu Hurairah berkata: Nabi Shallallahu
'alaihi wa Salam bersabda: "Sungguh akan datang suatu zaman dimana orang
yang membunuh tidak mengerti karena alasan apa ia membunuh dan orang yang
terbunuh juga tidak mengerti atas dasar apa ia dibunuh." http://hadits.in/muslim/5177
Bila Doa Di Makbulkan
Apabila Allah cepat makbulkan doamu, itu tandanya Dia menyanyangimu…
Firman Allah yang bermaksud:
‘Dan apabila hamba hamba Ku bertanya padamu tentang Aku, maka beritahulah mereka : Sesungguhnya Allah sentiasa dekat kepada mereka. Allah memperkenankan permohonan orang yang berdoa apabila dia hajati sesuatu dari Ku. Maka hendaklah mereka menyahut seruan Allah dan hendaklah mereka beriman kepada Nya supaya mereka menjadi baik serta benar.’
-Surah Al-Baqarah :ayat 186-
Apabila Allah cepat makbulkan doamu, itu tandanya Dia menyanyangimu…
Firman Allah yang bermaksud:
‘Dan apabila hamba hamba Ku bertanya padamu tentang Aku, maka beritahulah mereka : Sesungguhnya Allah sentiasa dekat kepada mereka. Allah memperkenankan permohonan orang yang berdoa apabila dia hajati sesuatu dari Ku. Maka hendaklah mereka menyahut seruan Allah dan hendaklah mereka beriman kepada Nya supaya mereka menjadi baik serta benar.’
-Surah Al-Baqarah :ayat 186-
( HIKMAH ) IBARAT SEEKOR BANGKAI KAMBING -
Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma berkisah, Rasulullah Shallallahu alaihi
wa sallam melewati pasar sementara orang-orang ada di sekitar beliau. Beliau
melintasi bangkai seekor anak kambing yang kecil atau terputus telinganya
(cacat). Beliau memegang telinga bangkai tersebut seraya berkata: Siapa di
antara kalian yang suka memiliki anak kambing ini dengan membayar seharga satu dirham?, Mereka menjawab, Kami tidak
ingin memilikinya dengan harga semurah apapun. Apa yang dapat kami perbuat
dengan bangkai ini? Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kemudian berkata,
Apakah kalian suka bangkai anak kambing ini menjadi milik kalian? Demi Allah,
seandainya pun anak kambing ini masih hidup, tetaplah ada cacat, kecil/terputus
telinganya. Apatah lagi ia telah menjadi seonggok bangkai, jawab mereka. Beliau
pun bersabda setelahnya, Demi Allah, sungguh dunia ini lebih rendah dan hina
bagi Allah dari hinanya bangkai ini bagi kalian (HR. Muslim no.7344)
"Aku bukan termasuk orang-orang saleh,
tapi aku mencintai mereka. Dengan mencintai mereka aku hanya berharap mendapat
syafaat. Aku membenci orang yang perilakunya adalah maksiat, meski aku dan
mereka sama saja. Dari dunia ini aku akan pergi, dari handai tolan aku akan
berpisah, hanya dengan segelas harapan aku berbekal, dan kepada Tuhan aku akan
kembali. Tapi, aku tidak tahu ke mana ruh jasad ini akan menuju: mungkin ke
surga, mungkin ke neraka,” (Imam Syafi'i).
"Sungguh akan terlepas ikatan-ikatan
Islam itu satu demi satu, setiap kali terlepas satu ikatan, manusia berpegangan
dengan ikatan yang berikutnya. Yang pertama kali akan terlepas adalah hukum,
dan yang terakhir terlepas adalah shalat," (HR.Ibnu Hibban).
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda (tentang tanda-tanda kiamat); "Jaman terasa
ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat)
dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak al haraj." Para sahabat
bertanya; 'Ya Rasulullah, apa maksud istilah al haraj? ' Nabi menjawab
"Pembunuhan-pembunuhan." http://hadits.in/bukhari/ 6537
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia
berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan
terjadi hari kiamat hingga matahari terbit dari sebelah barat. Apabila matahari
itu telah terbit dari barat, dan orang-orang melihatnya maka mereka semua
segera beriman. Itulah keimanan yang tidak berguna bagi dirinya. http://hadits.in/bukhari/4270
“Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat
untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engkau malas” (HR.
Muslim no. 2664).
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda:
إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُوْنُ فِيْ شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ عَنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ
“Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan merusaknya.” (HR. Muslim)
إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُوْنُ فِيْ شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ عَنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ
“Sesungguhnya tidaklah kelemahlembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan merusaknya.” (HR. Muslim)